Kamis, 05 Juni 2014

efek tukang bohong


“Please don’t lie”

Ada banyak cara mendeteksi kebohongan. Nggak perlu memakai alat rumit atau dengan jasa penyelidik, kita juga bisa lho mendeteksi kebohongan tentunya yang ringan-ringan saja. Berikut adalah langkah-langkahnya!

-Tatap langsung ke matanya, beri pertanyaan.
-Kalau matanya sering melirik kekanan,keatas. Kemungkinan besar dia lagi mengarang cerita bohong.
-Perhatikan body language-nya, kalau dia sering menggosok hidung, menggaruk kepala, dll. Berarti dia sedang berbohong.
-Bernafasnya juga jadi berubah, nggak kayak biasanya.
-Suara tiba2 berubah, agak sengau or parau, dan sering batuk2 kecil.
Keep on talking, dan dia pun semakin gelisah.
Sampai kapan pun, lebih baik berkata jujur daripada bohong. Sekali bohong, kita akan terus menerus menciptakan kebohongan buat nutupin kebohongan yang sudah kita bikin sebelumnya, cape dech…
“Efek jadi tukang bohong”
-Nggak pede sama diri sendiri
-Punya beban dihati
-Merasa diri bahwa dosa semakin banyak. Ih..ngeri dech.
-Curiga sama orang, takutnya dia ngebohongin kita juga-Sulit jadi the real you..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar