“Please don’t lie”
Ada banyak cara mendeteksi kebohongan. Nggak
perlu memakai alat rumit atau dengan jasa penyelidik, kita juga bisa lho
mendeteksi kebohongan tentunya yang ringan-ringan saja. Berikut adalah
langkah-langkahnya!
-Tatap langsung ke matanya, beri
pertanyaan.
-Kalau matanya sering melirik
kekanan,keatas. Kemungkinan besar dia lagi mengarang cerita bohong.
-Perhatikan body language-nya, kalau dia sering menggosok hidung, menggaruk
kepala, dll. Berarti dia sedang berbohong.
-Bernafasnya juga jadi berubah, nggak kayak
biasanya.
-Suara tiba2 berubah, agak sengau or parau, dan sering batuk2 kecil.
Keep
on talking, dan dia pun
semakin gelisah.
Sampai kapan pun, lebih baik berkata jujur
daripada bohong. Sekali bohong, kita akan terus menerus menciptakan kebohongan
buat nutupin kebohongan yang sudah kita bikin sebelumnya, cape dech…
“Efek jadi tukang bohong”
-Nggak
pede sama diri sendiri
-Punya
beban dihati
-Merasa
diri bahwa dosa semakin banyak. Ih..ngeri dech.
-Curiga
sama orang, takutnya dia ngebohongin kita juga-Sulit
jadi the real you..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar